Sumber : Warta Kota, Rabu 16 Oktober 2019 hal.9
Berita 1
Rasisme
Warnai Kemenangan Inggris
Sofia, Selasa
TIMNAS Inggris menang telak 6-0 atas tuan
rumah Timnas Bulgaria pada laga pekan kedelapan Grup A kualifikasi Piala Eropa
2020 di Stadion Vasil Levski, Sofia, Bulgaria, Selasa (15/10), pukul 01.45 WIB.
Fakta Peristiwa :
Hasil itu membuat skuad The Three Lions,
julukan Timnas Inggris, menduduki puncak klasemen sementara dengan raihan 15
poin. Sedangkan, Bulgaria di dasar klasemen sementara dengan tiga poin.
Bahkan, aksi memalukan tersebut membuat
wasit Ivan Bebek sempat menghentikan pertandingan dua kali, yakni pada menit
ke-27 dan ke-44. Bek Timnas Inggris, Tyrone Mings, menjadi sasaran aksi rasis
oleh oknum suporter Bulgaria.
Beberapa pemain Inggris lainnya juga
menjadi korban pelecehan, yaitu Raheem Sterling dan Marcus Rashford. Kapten
Timnas Bulgaria, Ivelin Popov, sampai berusaha untuk menghentikan aksi rasis
yang didengungkan oleh pendukungnya sendiri.
Dampak dari rasisme itu berbuntut panjang.
Perdana Menteri (PM) Bulgaria, Boyko Borissov, telah mengetahuinya. Reuters
mengabarkan bahwa Borissov sampai memerintahkan pimpinan Persatuan Sepak Bola
Bulgaria (BFU), Borisloav Mihaylov, untuk mundur dari jabatannya.
Fakta Pendapat :
Sky Sports memberitakan bahwa Southgate
juga dilecehkan oleh salah seorang juru kamera Bulgaria usai pertandingan.
“Saat menggelar konferensi pers, juru kamera dari Bulgaria secara
terang-terangan mengatakan f*** off*
kepada Southgate,” tulis wartawan Sky Sports, Kaveh Solhekol.
Southgate kaget. “Ini situasi yang tidak
dapat saya terima. Kami telah membuat dua pernyataan benar. Pertama, memenangi
laga dan kedua mengetuk kesadaran semua orang terkait situasi yang tidak
menyenangkan ini,” kata Southgate.
Borissov murka, karena kejadian di laga
itu membuat nama Bulgaria di mata Internasional menjadi buruk. Hal itu
dikatakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Bulgaria, Krasen Kralev.
“Perdana Menteri telah memanggil saya,”
kata Krasen Kralev dilansir dari Reuters. “Anda tahu bahwa pemerintah melakukan
banyak hal untuk pengembangan sepak bola Bulgaria dalam empat tahun terakhir,”
ujar Kralev.
“Tetapi setelah peristiwa itu, Perdana
Menteri Boyko Borissov telah memerintahkan saya mulai hari ini untuk
menangguhkan hubungan dengan BFU, termasuk keuangan, sampai pengunduran diri
Borislav Mihaylov,” tutur Kralev.
Striker Timnas Inggris, Hary Kane,
mengeluarkan pernyataannya di akun Instagram miliknya. “Saya bangga dengan
kekompakkan tim, mesti dalam situasi yang cukup memalukan. Rasisme tidak
memiliki tempat di masyarakat dan di sepak bola. Rasisme harus dimatikan.
Selamat untuk Tyrone Mings untuk debut hebatnya bersama Inggris,” tulis Kane.
Berita
2
Aero
Juara Jetski Dunia 2019
Palmerah, Warta
Kota
Atlet
jetski Indonesia, Aero Sutan Aswar, meraih hasil mengagumkan. Dia menjadi juara
pada Kejuaraan Dunia Jetski 2019 di Lake Havasu City, Arizona, Amerika Serikat,
pada 5-13 Oktober 2019.
Fakta Peristiwa :
Dalam ajang tersebut, Aero keluar sebagai
juara di kelas Pro Endurance Runabout Open dengan poin 400. Ini merupakan gelar
juara dunia kedua Aero. Sebelumnya, dia menjuarai kejuaraan itu pada tahun
2016.
Saat Aero menjadi juara, adik kandung
Aero, Aqsa Sutan Aswar, justru hanya berada di peringkat kelima akibat gangguan
pada injector wiring pada mesin jetski yang ditungganginya.
Atlet jetski lainnya, Wisnu Dwihutomo yang
turun di nomor Amateur Runabout Stock sukses menduduki peringkat ketiga. Selain
itu, pembalap jetski termuda nasional yang masih berusia 11 tahun, yaitu Rafa
Miza, turut bermain di nomor Amateur Runabout Rec Lite.
Berita 3
Timnas
U-23 Pulang Bawa Satu Poin
Wuhan, Selasa
Timnas Indonesia U-23 kembali ke Tanah Air
dengan membawa satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada
laga ketiga di Chongqing Internasional Football Tournament 2019 di Stadion
Wuhan Sports Center, Wuhan, China, Selasa (15/10).
Fakta Peristiwa :
Gol Indonesia dicetak oleh oleh Irkham
Zahrul, kemudian untuk gol Arab Saudi, dicetak oleh Awn Alsaluli.
Dengan demikian, Timnas U-23 pulang tanpa
kemenangan. Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri itu kalah dari China 0-2 dan
kalah 0-1 dari Yordania.
Pada SEA Games 2017, Indonesia hanya mampu
meraih peringkat ketiga setelah kalah dari Malaysia pada semifinal. Sekjen
PSSI, Ratu Tisha Destria, menargetkan medali emas untuk Timnas U-23 tahun ini.
“Kami membidik medali emas pada SEA Games 2019,” kata Ratu dikutip dari
kompas.com.
Fakta Pendapat :
Pada SEA Games 2017, Indonesia hanya mampu
meraih peringkat ketiga setelah kalah dari Malaysia pada semifinal. Sekjen
PSSI, Ratu Tisha Destria, menargetkan medali emas untuk Timnas U-23 tahun ini.
“Kami membidik medali emas pada SEA Games 2019,” kata Ratu dikutip dari
kompas.com.
Terima Kasih.
Widihhhhh keren
BalasHapusAlhamdulillah....pelan2 ya nnt juga mahir...😀
BalasHapusMantul kerenn bangett
BalasHapusWahhh sangat informatif.. ijin copas ya kak
BalasHapusMakasihhh infonya sist!
BalasHapus